Operator Aritmatika
Operator aritmatika digunakan dalam operasi untuk melakukan operasi matematika, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan modulo (sisa pembagian).
| Operator | Nama Operator | Contoh Penggunaan | |
|---|---|---|---|
| + | penjumlahan | a = b + c; | |
| - | pengurangan | a = b & | 8211; c; |
| * | perkalian | a = b * c; | |
| / | pembagian | a = b / c; | |
| % | sisa pembagian | a = b % c; |
Operator Tunggal
Operator tunggal ini hanya membutuhkan satu operand saja untuk bisa melakukan operasi. Yang perlu digarisbawahi adalah bahwa pada operator tunggal ini tidak dapat digunakan pada variabel final karena nilainya selalu berubah-ubah.
| Operator | Nama Operator | Keterangan Operator | Cara Penggunaan | ||
|---|---|---|---|---|---|
| + | plus (positif) | menyatakan nilai positif | a = +1; | ||
| - | minus (negatif) | menyatakan nilai negatif | a = -1; | ||
| ++ | increment (kenaikan) | menambah suatu bilangan dengan 1 | a = ++a; | ||
| 8211; | decrement (penurunan) | mengurangi suatu bilangan dengan 1 | a = | 8211;a; | |
| ! | non (bukan) | membalikkan nilai boolean | a = !true; |
Operator Pemberi nilai, Type Casting
Operator pemberi nilai adalah operator untuk memberikan suatu nilai. Operator ini juga merupakan operator yang umum digunakan oleh bahasa pemrograman. Simbol operator pemberi nilai ini adalah “=” (sama dengan).
Pada dasarnya, di kedua sisi operator “=” harus bertipe data sama. Namun, pada pemrograman Java, ada kasus dimana tipe data pada sisi kiri tidak sama dengan sisi kanan. Misalkan saya beri contoh sebagai berikut.
int ini;short itu;ini = 10;itu = (short) ini;
Pada baris terakhir kode di atas muncul tanda “(short)” yang berarti mengubah nilai ini yang bertipe data int (integer) menjadi tipe data short sebelum diberikan kepada itu. Perubahan ini disebut juga dengan type casting.
Selain operator “=”, Java juga memiliki operator pemberian nilai beruntun, yang bisa digunakan oleh semua operator arimatika, manipulasi bit, atau pun pergeseran bit.
Berikut ini daftar operator pemberian nilai beruntun.
| Operator | Keterangan Operator | Cara Penggunaan | |
|---|---|---|---|
| += | a = (a + b) | a += b; | |
| -= | a = (a & | 8211; b) | a -= b; |
| *= | a = (a * b) | a *= b; | |
| /= | a = (a / b) | a /= b; | |
| %= | a = (a % b) | a %= b; | |
| amp;= | a = (a amp; b) | a &= b; | |
| |= | a = (a | b) | a |= b; | |
| ^= | a = (a ^ b) | a ^= b; | |
| lt;lt;= | a = (a << b) | a <<= b; | |
| gt;gt;= | a = (a >> b) | a >>= b; | |
| gt;gt;>= | a = (a >>> b) | a >>>= b; |
Operator Kondisi, Logika, dan Pembanding
Operator kondisi menghasilkan suatu nilai boolean (benar atau salah) tergantung dari variabelnya, dalam hal ini operasinya dilakukan oleh dua operand. Operator logika adalah operator kondisi dimana dua operand-nya berupa nilai boolean (true/false). Operator pembanding adalah operator kondisi yang membandingkan dua nilai seperti pada operasi matematika.
| Operator | Nama Operator | Cara Penggunaan | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| == | sama dengan | a = (b == c); | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| != | tidak sama dengan | a = (b != c); | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| gt; | lebih besar | a = (b gt; c); | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| lt; | lebih kecil | a = (b lt; c); | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| gt;= | lebih besar atau sama dengan | a = (b gt;= c); | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| lt;= | lebih kecil atau sama dengan | a = (b lt;= c); | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| amp;amp; | conditional AND | a = true && false; | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| || | conditional OR | a = true || false; | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Operator Logika
Operator logika adalah suatu operator yang membandingkan dua bukan KONDISI , mirip seperti dengan operator pembanding. Operator Logika ini menghasilkan nilai bertipe BOOLEAN , yaitu TRUE dan FALSE.
Seperti yang saya ceritakan di atas , untuk operator logika menghasilkan hasil TRUE dan FALSE. Bagaimana dengan syarat supaya TRUE dan syarat supaya FALSE? lihat saja di bawah ini :
Apabila kamu menggunakan Operator AND ( && ) maka syaratnya adalah sebagai berikut :
Apabila kamu menggunakan Operator OR ( || ) maka syaratnya adalah sebagai berikut :
| a = (b >= c) ? d : e; |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar