Selasa, 05 April 2016

Operator pada java

Operator Aritmatika

Operator aritmatika digunakan dalam operasi untuk melakukan operasi matematika, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan modulo (sisa pembagian).

OperatorNama OperatorContoh Penggunaan
+penjumlahana = b + c;
-pengurangana = b &8211; c;
*perkaliana = b * c;
/pembagiana = b / c;
%sisa pembagiana = b % c;

Operator Tunggal

Operator tunggal ini hanya membutuhkan satu operand saja untuk bisa melakukan operasi. Yang perlu digarisbawahi adalah bahwa pada operator tunggal ini tidak dapat digunakan pada variabel final karena nilainya selalu berubah-ubah.
OperatorNama OperatorKeterangan OperatorCara Penggunaan
+plus (positif)menyatakan nilai positifa = +1;
-minus (negatif)menyatakan nilai negatifa = -1;
++increment (kenaikan)menambah suatu bilangan dengan 1a = ++a;
8211;decrement (penurunan)mengurangi suatu bilangan dengan 1a =8211;a;
!non (bukan)membalikkan nilai booleana = !true;

Operator Pemberi nilai, Type Casting

Operator pemberi nilai adalah operator untuk memberikan suatu nilai. Operator ini juga merupakan operator yang umum digunakan oleh bahasa pemrograman. Simbol operator pemberi nilai ini adalah “=” (sama dengan).
Pada dasarnya, di kedua sisi operator “=” harus bertipe data sama. Namun, pada pemrograman Java, ada kasus dimana tipe data pada sisi kiri tidak sama dengan sisi kanan. Misalkan saya beri contoh sebagai berikut.
int ini;
short itu;
ini = 10;
itu = (short) ini;
Pada baris terakhir kode di atas muncul tanda “(short)” yang berarti mengubah nilai ini yang bertipe data int (integer) menjadi tipe data short sebelum diberikan kepada itu. Perubahan ini disebut juga dengan type casting.
Selain operator “=”, Java juga memiliki operator pemberian nilai beruntun, yang bisa digunakan oleh semua operator arimatika, manipulasi bit, atau pun pergeseran bit.
Berikut ini daftar operator pemberian nilai beruntun.
OperatorKeterangan OperatorCara Penggunaan
+=a = (a + b)a += b;
-=a = (a &8211; b)a -= b;
*=a = (a * b)a *= b;
/=a = (a / b)a /= b;
%=a = (a % b)a %= b;
amp;=a = (a amp; b)a &= b;
|=a = (a | b)a |= b;
^=a = (a ^ b)a ^= b;
lt;lt;=a = (a << b)a <<= b;
gt;gt;=a = (a >> b)a >>= b;
gt;gt;>=a = (a >>> b)a >>>= b;

Operator Kondisi, Logika, dan Pembanding

Operator kondisi menghasilkan suatu nilai boolean (benar atau salah) tergantung dari variabelnya, dalam hal ini operasinya dilakukan oleh dua operand. Operator logika adalah operator kondisi dimana dua operand-nya berupa nilai boolean (true/false). Operator pembanding adalah operator kondisi yang membandingkan dua nilai seperti pada operasi matematika.
OperatorNama OperatorCara Penggunaan
==sama dengana = (b == c);
!=tidak sama dengana = (b != c);
gt;lebih besara = (b gt; c);
lt;lebih kecila = (b lt; c);
gt;=lebih besar atau sama dengana = (b gt;= c);
lt;=lebih kecil atau sama dengana = (b lt;= c);
amp;amp;conditional ANDa = true && false;
||conditional ORa = true || false;
           
                                                      Operator Logika
Operator logika adalah suatu operator yang membandingkan dua bukan KONDISI , mirip seperti dengan operator pembanding. Operator Logika ini menghasilkan nilai bertipe BOOLEAN , yaitu TRUE dan FALSE.
OPERATORKETERANGAN
&&Dan
||Atau
Seperti yang saya ceritakan di atas , untuk operator logika menghasilkan hasil TRUE dan FALSE. Bagaimana dengan syarat supaya TRUE dan syarat supaya FALSE? lihat saja di bawah ini :
Apabila  kamu menggunakan Operator AND ( && ) maka syaratnya adalah sebagai berikut :
KONDISI 1KONDISI 2HASIL
FALSEFALSEFALSE
FALSETRUEFALSE
TRUEFALSEFALSE
TRUETRUETRUE
Apabila kamu menggunakan Operator OR ( || )  maka syaratnya adalah sebagai berikut :
KONDISI 1KONDISI 2HASIL
FALSEFALSEFALSE
FALSETRUETRUE
TRUEFALSETRUE
TRUETRUETRUE
a = (b >= c) ? d : e;